Thursday, March 23, 2006

Setahun Lewat



Ini hari terakhir Si Sulung di kelas satu. Katanya, rasanya sedih sekali karena mesti bye-bye sama Mori-Mariko Sensei. Sedihnya karena Mori Sensei itu hontoni yasashii (penyayang, lembut).

Dalam albumnya, Si Sulung membuat haiku (puisi singkat) berbunyi :

もうし
私がくじらぐもだったら、
私の気持ちふわふわだろう。

(Kalau
Aku adalah awan ikan paus
Dalam perasaanku enak)

Mama tanya : kenapa enak?
Jawab Si Sulung : karena lembut seperti kapas

Ada banyak pencapaian yang diraih Si Sulung dalam satu tahun ini :

PERTUMBUHAN BADAN :

Ukuran sepatu : 17 ke 21 --> kaki tambah besar 5 cm
Tinggi badan : 112 ke 117.5 --> tambah 5.5 cm
Berat badan : 16 ke 21.5 --> tambah 5.5 kg

Posisi ini lihat di grafik di atas, dalam wilayah normal, di bawah sedikit dari rata-rata (garis paling tengah).

KECERDASAN MOTORIK dan MUSIK :

-Bisa main lompat tali, dari yang biasa sampai yang bersilang dan satu kali lompat dua kali putaran.
-Terampil memainkan tuts pianika
- Bisa membuat origami : bunga mawar, suriken-ninja.
-Hafal lagu Jepang sekitar 30 buah lagu

KECERDASAN SOSIAL :

- Punya banyak teman, dari teman sekolah sampai yang janjian bermain di taman.
- Bersahabat dengan anak-anak tetangga
- Menjadi kakak yang mengayomi adik-adiknya
- Senang bersekolah, dalam satu tahun hanya tiga kali tidak datang sekolah karena sakit, dan dua kali karena izin ada keperluan khusus.
- Sudah mengurus sendiri perlengkapan sekolahnya, dari mengatur buku, pe-er, alat sekolah. Tak perlu lagi dibantu.

KECERDASAN AGAMA :

Setahun ini hanya lompat satu tingkatan dari iqra' empat ke iqra lima, tambahan hafalan Qur'an hanya 3 surat, namun mulai terbiasa salat lima waktu, hafal semua bacaan salat kecuali bacaan duduk tahiyat. Mulai peduli untuk pakai jilbab, merasa malu untuk berpakaian terlalu buka-bukaan, berdebat dengan gurunya tentang keesaan Tuhan.

================

TARGET SATU TAHUN KE DEPAN (APRIL 2006-APRIL 2007)

- Lancar membaca Al-Qur'an, minimal juz amma sudah tamat tambah lima juz pertama.
- Hafalan Quran : hafal juz 30.
- Sekolah : tidak pernah terlambat (berangkat dari rumah di bawah jam 8), kesehatan baik, tidak pernah absen karena sakit.

Monday, March 6, 2006

Ensoku : Ke Enoshima


Hari ini ada acara jalan-jalan sekolah ke Enoshima. Dua puluh menit naik kereta, dari stasiun terdekat.

Di situ ada tombi, camar laut. Si Sulung cerita, seekor Tombi menyambar makanan temannya dan juga mencakar wajah gurunya. Tombi juga mau makan cokelat MM Si Sulung. Bekal makanan habis, dan Si Sulung sudah berencana menyetor wajah sedih ke Mama, agar Mama sempat berpikir bekalnya tidak habis.

Si Sulung naik tower, dan dia hampir sampai langit!

Sunday, March 5, 2006

Memetik Tanaman Tetangga


Tadi aku membuka pagar, dan di pekarangan rumah tetangga ada rumput yang menarik. Jadi aku mau petik. Sepertinya di batangnya ada air.

Waktu aku masuk ke rumah aku kaget ditanya Mama. Karena Mama tidak lihat tapi kenapa tahu...Tahu aku memetik tanaman tetangga...? 不思議と思いました。[Fushigi to omoimashita = I think it is really strange]

[Mama : dear, Mama've been waiting for you, so have been watching you too through the window]

一番楽しいことは私の小さなcherryのきが発破が出てきたのでとってもうれしいです。今度はチェリーが策といいてす。なぜならば食べられるからです。[The most exciting stuff is that my little cherry's leaves just sprout... And... maybe, the flowers are about to sprout too, and finally... the fruits...um... I think it will be delicious!]

Monday, February 27, 2006

Hari Presentasi di Sekolah

Hari ini Si Sulung presentasi di sekolah. Bukan hanya dia, tapi juga seluruh anak kelas satu. Si Sulung mempresentasikan kemampuan bermain lempar dua bola di tangan. Terlihat agak gugup, namun bisa. Mama menyesali kenapa tak mengetahui soal ini, sehingga Mama bisa melatihnya di rumah, atau bahkan membuatkannya bola tangan itu? Mama mesti lebih banyak memperhatikan pesan-pesan dari sekolah. Kelas dua, mudah-mudahan lebih baik daripada kelas satu, dan itu berarti : MAMA PERLU BELAJAR BAHASA JEPANG LEBIH GIAT.

Wednesday, February 22, 2006

Restoran Main-Mainan


Sekali setahun, sekolah mengadakan festival. Tiap kelas punya beberapa proyek sendiri. Si Sulung dapat jatah kerja di restoran main-mainan. Mereka membuat berbagai macam makanan dan minuman mainan, dari biji-bijian, tumbuhan jumbai, kayu, daun, bunga.

Biji-bijian mereka kumpulkan selama sebulan lebih. Ada namanya don-guri, semacam kacang-kacangan yang kulit luarnya berduri-duri seperti hewan laut yang kita kenal dengan nama bulu laut.

Tumbuhan jumbai dari sejenis padi-padian yang bunganya itu seperti surai ekor kuda berwarna putih. Jadi mie.

Kayu, dari ranting-ranting yang juga mereka kumpulkan sedikit demi sedikit. Jadi sumpit.

Daun berasal dari aneka jenis daun musim gugur yang berwarna merah, oranye, kuning, cokelat, dan hijau. Jadi lauk pauk.

Bunga warna-warni, mereka ambil kelopaknya dan rendam. Airnya menjadi minuman juz.

Mama dan Bapak, Si Tengah dan Si Bungsu, ikut serta dalam perburuan bahan-bahan ini. Menyenangkan sekali.

Oya, selain restoran lucu, ada juga ruangan hantu. Si Tengah ngamuk marah karena setelah masuk, ternyata hantunya tidak menakutkannya. Malah lucu, katanya.

Tuesday, February 21, 2006

Mana-chan

Anak yang manis sekali. Sangat santun, ramah, sedikit pemalu, dan pintar. Mamanya pengajar di Kumon. Dua bersaudara, kakaknya sudah SMP. Kata Si Sulung, bapaknya sudah meninggal, hilang waktu sedang bekerja. Sounds terrible.

Tinggal dekat rumah, seusia, dan satu kelas dengan Si Sulung. Mamanya sangat ramah, cerdas dan kelihatannya easy going. Dia yang sangat tanggap membantu Mama waktu merakit pot tanaman untuk anak-anak, di awal sekolah, tahun lalu. Ketika itu para orang tua mengadakan rapat perdana, untuk saling mengenal, dan juga mempersiapkan bersama pelajaran biologi anak-anak : menanam bunga asagao.

An Outdoor Daughter

Si Sulung selalu suka bermain di luar. Untungnya, di samping rumah memang ada taman bermain, lengkap dengan kolam pasir yang secara berkala dirawat pemerintah daerah.

Sepertinya tidak ada rasa capek sudah sekolah dari jam delapan sampai jam tiga, mesti deh main dulu di luar.

Seperti Mama waktu kecil.